Jejak bintang memperlihatkan perputaran Bumi. Caranya bukan satu eksposur sangat panjang, melainkan ratusan foto pendek yang digabung.
Ringkasan pengaturan
| ISO | 800 sampai 1600 |
|---|---|
| Bukaan | f/2.8 sampai f/4 |
| Lama tiap foto | Sekitar 30 detik |
| Jumlah foto | 100 sampai 300 foto |
| Perangkat lunak | Gratis, misalnya StarStaX atau Sequator |
Langkah
- Cari komposisi dan fokus manual ke bintang, lalu kunci fokus.
- Atur intervalometer agar kamera memotret terus dengan jeda sangat singkat.
- Pastikan baterai penuh, karena pemotretan bisa berlangsung satu sampai dua jam.
- Gabungkan foto dengan perangkat lunak stacking.
Bentuk jejak di Indonesia
Di dekat khatulistiwa, bintang di arah timur dan barat bergerak hampir lurus naik dan turun, bukan melingkar. Jejak melingkar lebih jelas ketika kamera diarahkan ke dekat kutub langit, yang sangat rendah di horizon dari Indonesia.
Hal yang perlu dihindari
- Kamera bergeser sedikit saja akan merusak seluruh rangkaian.
- Embun di lensa, jadi bawa kain mikrofiber atau penghangat lensa.
- Cahaya kendaraan yang melintas di tengah rangkaian.
Jumlah foto dan lama tiap foto bergantung pada panjang jejak yang kamu inginkan. Coba dulu dengan rangkaian pendek.
