Bulan sangat terang, jadi pengaturannya justru kebalikan dari memotret bintang. Bulan dipotret seperti benda yang disinari matahari siang.
Ringkasan pengaturan
| Mode | Manual (M) |
|---|---|
| ISO | 100 sampai 400 |
| Bukaan | Sekitar f/8 sampai f/11 |
| Kecepatan rana | Sekitar 1/125 sampai 1/500 detik |
| Lensa | Tele 200 mm atau lebih |
| Fokus | Manual, pada tepi kawah |
Aturan Looney 11
Titik awal yang mudah diingat: bukaan f/11, kecepatan rana sama dengan satu per nilai ISO. Dengan ISO 100, pakai 1/100 detik. Setelah satu foto uji, naikkan atau turunkan kecepatan rana sampai detail tidak terlalu terang.
Waktu terbaik
Purnama justru tampak datar karena cahaya jatuh lurus dari depan. Detail kawah paling jelas di dekat garis terminator, yaitu batas terang dan gelap, saat fase sabit atau kuartal. Cek halaman Fase bulan di web ini.
Tips tambahan
- Pakai tripod dan timer 2 detik agar foto tidak buram.
- Potret dalam format RAW agar detail mudah diperbaiki.
- Lensa 400 mm atau teleskop kecil menghasilkan Bulan yang memenuhi bingkai.
- Hindari memotret saat Bulan rendah dekat horizon karena udara membuat gambar bergoyang.
Angka di atas hanyalah titik awal. Sesuaikan dengan terang Bulan pada malam itu dan lensa yang kamu pakai.
